my first backpacking trip " a journey to lombok " 1st part

berawal dari tantangan beberapa kawan di kampus pada akhir semester 4 yakni rifqi dan domi yang intinya "mereka berencana melakukan trip ke lombok masing2,, dan meeting point trip kali ini di lombok.. dan barang siapa yang gak memenuhi tantangan harus tidur di luar kontrakan selama beberapa hari",, maka hal ini memberikan inspirasi bagi saya dan beberapa teman (angga & zulfikar) untuk mengikuti trip ini

dan tibalah waktu yang tepat untuk melakuka trip ini, yang akhirnya hanya diikuti oleh saya, angga, zulfikar dan rifki ,pada trip kali ini kami tidak membuat itinerary yng jelas karena disanakita memiliki host yang sangat siap untuk menampung para "gembel" yakni agan lalu abdul fatah (pengarang buku travelicious lombok :D ), kita hanya mengira2 durasi kita tinggal dan estimasi biaya yang diperoleh dari blog sodara fatah yang kurang lebih memakan biaya 100-an ribu untuk one way dari surabaya-lombok,, trus bagaimanakah nasib domi?? ikuti saja bagian akhir report ini :p

28 juli 2010

marupakan hari yang ditentukan untuk keberangkatan trip ini,, meeting point di rumah yang kemudian dilanjut dengan berangkat bersama ke stasiun gubeng pada siang hari, setelah semua peserta berkum pul, berangkatlah kita ke stasiun gubeng,, kereta yang akan kita naiki kali ini adalah kereta "sri tanjung" jurusan jogja-banyuwangi ,,dengan membayar Rp.20.00 / orang kami mendapat tiket surabaya-banyuwangi yang akan berangkat pada pukul 14.00,, tetapi kerata bar u benar2 berangkat pukul 14.30

banyak pengalaman yang kita dapatkan selama kurang lebih 9 jam di kereta ini, antara lain melihat para backpacker dari negara lain yang ingin menikmati liburan di indonesia khususnya di bromo, bali, dan lombok.. melihat penumpang kereta beserta para penjual jajanan maupun satwa yang lalu lalang di dalam kereta (mulai penjual MISON, sate kerang, aqua, tisu, bajing sampai burung ada disini) triakan " MISOOON" "sate kerang enak,, selak gak uman" terdengar bersahutan di dalam kereta.. pengalaman lain yakni berbagi cerita dengan ibu2 dari bandung yang menceritakan mulai masalah perkuliahan sampai masalah mistis yang pernah dialaminya... dan pengalaman yang tak kalah menggelitik ,ketika saya dan angga yang sudah merasa mati bosan dalam kereta memutuskan untuk mencari angin di smbungan kereta dan menemukan sebuah daerah terpencil di banyuwangi bernama "GLENMORE",, bayangkan saja daerah tengah hutan tersebut memiliki nama layaknya sebuat kota di eropa ,, AMAZING :D

setelah menempuh perjalanan panjang sampailah kami di stasiun ketapangyang letaknya tak jauh dari pelabuhan tempat fery menyebrang pada tengah malam tepatnya jam 12 kurang,, keluar dari stasiun kita memutuskan untuk mampir ke indomart terlebiih dahulu untuk mengisi bekal ( roti, air mineral dan KARTU) tak lupa membeli sebagian peralatan (zulfikar beli handuk ) setelah itu kami mampir ke warung untuk mengisi perut yang telah keroncongan dengan satu porsi nasi goreng seharga Rp.6.000,,

29 juli 2010

setelah mengisi amunisi, kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju penyebrangan dan membeli tiket fery seharga 7.000, pada saat berangkat, kami mendapatkan kapal fery yang baru sehingga perjalanan begitu menyenangkan,, 1 jam kemudian kami sampai di pelabuhan gilimanuk sesampainya di sana kami berjalan ke luar pelabuhan untuk malanjutkan perjalanan menuju padangbay,, sebelum melewati pintu keluar tedapat pemeriksaan identitas yang dilakukan oleh petugas setempat,, jangan takut,, serahkan saja KTP anda dan tersenyumlah,then you'll be okay!!

di luar pelabuhan terdapat beberapabus yang mengarah ke ubung dang padang bay,, berhubung kali ini tujuan kami adalah langsung menuju lombok maka kami mengambil bus dengan tujuan padang bay yang merupakan penyebrangan untuk menuju ke lombok,, pada waktu itu,,kurang lebih pukul 02.00 pagi kami melakukan sedikit negosiasi akan biaya bis tadi ,, harga awal yang ditawarkan adalah 40.000 tapi kami berhasil mendapatkan harga 35.000/orang,karena bis masih menunggu penumpang lain dengan tujuan yang sama,, akhirnya kami tertidur pulas karena kecapekan

tak terasa matahari telah terbit dan kami mendengar suara ayam berkokok,, benar saja ada salah seorang penumpang yang benar2 membawa ayam nya masuk ke bis sehingga kami pun terbangun dari tidur lelap kami,, akhirnya kami sampai di padang bay pukul 06.00 , tanpa menunggu apapunkami melanjutkan perjalanan dengan membeli iket fery untuk menyebrang ke pelabuhan lembar, di Lombok. harga tiket untuk sekali menyebrang adalah 30.000,, lagi2 kami beruntung bahwa kami mendapatkan kapal yang benar2 baru dengan fasilitas melimpah layaknya hotel berbintang dengan tempat tidur dan beberapa LCD dan dilengkapi pula dengan taman bermain di atas kapal. perjalanan kali ini memakan waktu 4 jam, dan kami mencapai pelabuhan lembar pukul 10 lebih


zulfikar dalam "angkot pak udin"









beberapa fasilitas fery menuju pelabuhan lembar





sesampainya disana ,kami mecoba mengontak our nice host, mr.laluu abdul fatah untuk menanyakan arah ke rumahnya,, setelah mendapatkan panduan yang jelas kemi mencari angkot untuk mengantarkan kami ke arah lapangan tembak,, disinilah kami bertemu dengan "pak udin" yakni supir angkot langganan kami ketika kami berada di lombok,, untuk perjalanan pertama kami diberi harga 12.000 untuk seklali antar ke sekitar lapangan tembak,, perjalanan kali ini mencapai setengah samapi 1 jam,, kerena pak udin ini benar-benar mengantarkan penumpangnya sampai kedepan rumah,, dan kami merupakan penumpang terakhir pak udin sebelum dia kembali lagi ke pelabuhan lembar

begitu sampai di lapangan tembak segeralah kami menelepon si fatah, tak lama kemudian bala bantuan datang,, fatah beserta saudaranya rela bersusah payah demi menyambut kedatangan kami naik 3 motor,, yang kemudian kami dibawa ke rumah kakak perempuan fatah yang juga menjadi tempat tinggal kami selama beberapa hari di lombok barat

kisah selanjutnya ada di "ajourney to lombok" part 2

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

3 comments:

Lalu Abdul Fatah said...

asyiiiik, Gan!
Ditunggu catatan lengkapnya.
Make it day by day :D

fatrakhul said...

gak ada foto2 konyol ni gan...

monyet21 said...

@fatah
part 3 is out
but, i'll take a break,, journal is waiting
hahahahahahhaha

@fatrakhul
iki wes setengah mati bosen'e
gak sempat ambil poto konyol :p

Post a Comment